Pekan Lingkungan Berakhir, LPPM Serahkan Hadiah ke Pemenang Lomba Cipta Puisi Lingkungan
Jum’at (24/10/2025) Pusat Lingkungan dan SDGs LPPM menyerahkan hadiah kepada peraih Juara 1 Ahmad Husairi dengan puisi berjudul,”Bumi yang Kita Pinjam”. Pergerakan menjaga lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah melalui sastra.
Penyerahan hadiah kepada peraih Juara 1 Lomba Cipta Puisi merupakan puncak kegiatan “Pekan Lingkungan 2025” yang diselenggarakan oleh Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs LPPM.
Sebelumnya berlangsung launching gerakan “Bawa Botol Minuman” atau disingkat dengan BBM yang kemudian dilanjutkan dengan Gotong Royong membersihkan kawasan kampus UIN Jambi.
Korpus LH dan SDGs, Dr. Irmawati Sagala menyampaikan bahwa gerakan BBM akan dapat mengurangi jumlah sampah plastik di lingkungan kampus UIN Jambi.
Rektor UIN Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar menyambut baik launching gerakan BBM dan meminta setiap unit di UIN Jambi mulai menjalankan gerakan BBM dengan membawa tumbler serta menyediakan air minum galon di masing-masing unit kerja. Rektor mengatakan sebelumnya di Fakultas Dakwah Dr. Junaidi Habe telah menjalankan gerakan menggunakan tumbler untuk kurangi minuman kemasan plastik.
Setelah selesai menjalankan kegiatan gotong royong berikutnya diselenggarakan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba cipta puisi yang secara simbolik diterima oleh Juara 1, Ahmad Husairi dengan judul puisi,”Bumi yang Kita Pinjam”.
Proses penilaian puisi melalui tahap dan proses yang panjang dan ketat dengan dinilai para penyair dan akademisi bidang sastra nasional. Setelah melalui proses penilaian dari juri akhirnya terpilih para pemenang sebagai berikut:
Juara 1 : Ahmad Husairi (Bumi yang Kita Pinjam)
Juara 2: Muh. Nasrul Evendi (Menenun Tubuh Bumi)
Juara 3: Agrus Ryan (Balada Patuntung di Mekar Jenggala Ammatoa)
Sedangkan para peraih Juara Harapan yaitu:
Harapan 1 : Siti Mukarromah (Ketika Hujan Menyembang Api)
Harapan 2: Atika Tegar Imawati (Namaku Bumi).
Harapan 3: Hening Nugroho (Kerajaan dari Limbah).
Demikianlah kegiatan “Pekan Lingkungan 2025” yang sebenarnya hanyalah media untuk memantik civitas academica untuk secara lebih nyata menjaga lingkungan kampus khususnya, bukan hanya dalam bentuk seremonial, retorika indah, dan slogan-slogan, melainkan sebuah tindakan nyata, sebagaimana pernah disampaikan oleh WS. Rendra, “….DAN PERJUANGAN ADALAH PELAKSANAAN KATA-KATA ….”
Editor: Doni