PGAD UIN STS Jambi Bekali Relawan Satgas PPKS, Siap Terjunkan Tim ke Sekolah dan Panti demi Kampus Berdampak

Berita 2 menit baca 15 kali dilihat
PGAD UIN STS Jambi Bekali Relawan Satgas PPKS, Siap Terjunkan Tim ke Sekolah dan Panti demi Kampus Berdampak

JAMBI, 13 Juli 2026 – Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Pelatihan Penguatan Kapasitas bagi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) dan mahasiswa relawan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (13/7). Kegiatan pembekalan ini merupakan langkah awal strategis sebelum tim diterjunkan langsung ke lapangan untuk merealisasikan visi “Kampus Berdampak”.

Koordinator PGAD UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa relawan harus mampu menjadi agen perubahan yang bergerak aktif di tengah masyarakat. Penguatan kapasitas ini dirancang agar para relawan memiliki sensitivitas yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sekretaris Jenderal LPPM UIN STS Jambi, M. Husnul Abid, yang turut hadir memberikan pemaparan substansi materi, menggarisbawahi urgensi pencegahan kekerasan sejak dini. Menilik data nasional tahun 2024 yang mencatat sekitar 30.000 kasus kekerasan seksual—di mana 80 persen korbannya merupakan perempuan dan anak-anak—ia mengingatkan pentingnya membedah dimensi relasi kuasa (power relation). Pemahaman ini krusial agar masyarakat tidak lagi menyalahkan korban (victim-blaming), melainkan fokus pada perlindungan dan pencegahan sistematis.

Meskipun dilaksanakan di tengah masa libur akademik, pelatihan ini disambut antusias oleh 38 peserta yang terdiri dari mahasiswa relawan, Anggota Satgas PPKS, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta). Melalui pembekalan intensif dari Korpus PGAD ini, tim yang terbentuk tidak hanya berfokus pada penanganan di internal kampus, tetapi diarahkan penuh pada aspek pencegahan di luar dinding akademi.

Pasca-pelatihan ini, tim relawan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) siap diterjunkan secara langsung ke komunitas, sekolah-sekolah, dan panti asuhan terpilih di wilayah Jambi. Kegiatan edukasi ini berlangung hingga berakhirnya bulan Juli. Fokus utama gerakan turun ke lapangan ini adalah memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai dua hal krusial: pencegahan kekerasan seksual dan pemutusan rantai perundungan (bullying).

Aksi nyata ini juga sengaja disinkronkan dengan momentum Peringatan Hari Anak Nasional 2026. Melalui langkah kolaboratif ini, PGAD LPPM UIN STS Jambi berharap para relawan dapat menjadi ujung tombak edukasi yang membawa dampak nyata, memperluas ruang aman bagi anak-anak dan kelompok rentan, serta membangun budaya saling menghormati di tengah masyarakat.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Lihat semua

Pengumuman

Lihat semua

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.