Rangkaian Hari Anak 2026, Satgas PPKS UIN Jambi Menyapa SDN 206 Kota Jambi
JAMBI – Rangkaian aksi marathon Goes to Community, yang diinisiasi oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus menyisir berbagai lini masyarakat. Kali ini, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, volunteer Satgas PPKS UIN Jambi dari unsur mahasiswa , menyambangi SDN 206/IV Kota Jambi pada Jumat (17/7). Kehadiran tim membawa misi penting untuk memberikan pemenuhan hak perlindungan anak serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari segala bentuk perundungan dan kekerasan sejak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya perundungan (bullying), pentingnya saling menghargai sesama teman, serta mengenalkan batasan sentuhan yang aman sebagai langkah awal pencegahan kekerasan seksual pada anak. Kehadiran tim Satgas PPKS UIN STS Jambi disambut hangat oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi yang telah bersiap mengikuti rangkaian acara. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian kampus yang bersedia turun langsung memberikan edukasi protektif ini kepada anak-anak didik mereka.
Jalannya pelaksanaan sosialisasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar sesuai dengan karakteristik usia anak sekolah dasar. Untuk menciptakan suasana belajar yang dinamis, tim Satgas PPKS menerapkan metode edukasi yang menggabungkan model ceramah ringan, sesi diskusi dua arah, serta berbagai permainan edukatif. Pendekatan persuasif ini berhasil mencairkan suasana sehingga ratusan siswa dapat mengikuti rangkaian acara dengan sangat antusias dan penuh tawa ceria.

Dalam penyampaian materi, tim Satgas mengupas tuntas berbagai bentuk bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, dampak psikologis yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta cara menyikapi dan melaporkan tindakan perundungan tersebut. Tidak hanya itu, para siswa juga diberikan edukasi krusial mengenai batasan sentuhan pada tubuh yang boleh dan tidak boleh, pentingnya menjaga kehormatan diri, serta menanamkan keberanian untuk mengatakan “tidak” dengan tegas terhadap tindakan apa pun yang membuat mereka merasa tidak nyaman.
Salah satu momen yang paling berkesan dan menyentuh sisi humanis dalam sosialisasi ini adalah saat dimulainya sesi “Pohon Ungkapan”. Pada sesi tersebut, setiap siswa diberikan secarik kertas untuk menuliskan secara jujur pengalaman, perasaan, ataupun kejadian bullying yang pernah mereka alami maupun saksikan di lingkungan sekitar. Seluruh tulisan tersebut kemudian ditempelkan bersama pada sebuah pohon simbolis sebagai bentuk keberanian anak-anak dalam menyampaikan suara hati mereka.
Melalui “Pohon Ungkapan” ini, tim Satgas PPKS memperoleh gambaran nyata bahwa masih terdapat berbagai bentuk perundungan yang dialami siswa di ranah akar rumput, mulai dari ejekan verbal, pengucilan dalam pertemanan, hingga tindakan lain yang membuat mereka merasa sedih dan tidak nyaman. Namun, lewat media ini pula, sekolah berhasil bertransformasi menjadi ruang yang aman bagi anak-anak untuk menyampaikan trauma dan pengalaman mereka tanpa rasa takut.

Terpisah, Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan kampus berdampak yang merupakan perwujudan tridarma perguruan tinggi sekaligus bagian dari misi utama Kementerian Agama.
Kegiatan yang ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling menghargai, empati, dan keberanian bagi siswa untuk saling melindungi. Melalui gerakan Goes to Community ini, Satgas PPKS UIN Jambi menegaskan komitmennya bahwa edukasi pencegahan perundungan dan kekerasan seksual harus ditanamkan sejak dini demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan sepenuhnya ramah anak.
Edukasi di SDN 206 ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi marathon Satgas PPKS UIN Jambi ke berbagai lembaga pendidikan dan sosial di Provinsi Jambi, mewujudkan visi kampus berdampak dan sekaligus menjadi rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional tahun 2026.
Bagikan: