Satgas PPKS UIN Jambi Gelar Sosialisasi Marathon, Sasar Sekolah dan Panti Asuhan dalam Rangka Hari Anak Nasional 2026

Satgas PPKS UIN Jambi Gelar Sosialisasi Marathon, Sasar Sekolah dan Panti Asuhan dalam Rangka Hari Anak Nasional 2026

Berita 3 menit baca 33 kali dilihat

JAMBI – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar rangkaian sosialisasi marathon melalui program Goes to Community ke sejumlah lembaga pendidikan dan sosial di Kota Jambi.

Kegiatan yang dilaksanakan sepanjang Juli 2026 ini menyasar empat lokasi, yakni SMP Negeri 17 Kota Jambi, SDN 206/IV Kota Jambi, Yayasan Teratai Jaya, serta Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi. Rangkaian kegiatan ini membawa pesan utama tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan serta perundungan bagi anak.

Korpus Gender, Anak dan Disabilitas UIN Jambi, Nisaul Fadillah, yang turut hadir dalam salah satu kegiatan, menyampaikan bahwa anak dan remaja merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi dan perlindungan secara berkelanjutan.

“Remaja usia SMP sangat rentan terjebak cyberbullying yang berawal dari saling ejek di media sosial. Melalui program Goes to Community ini, UIN Jambi ingin memastikan bahwa sekolah menjadi ruang aman dan inklusif bagi anak untuk tumbuh. Kita ingin UIN Jambi melakukan kegiatan yang berdampak ke komunitas, tidak hanya di internal kampus,” ujarnya.

Di SMPN 17 Kota Jambi, edukasi difokuskan pada bahaya bullying dan cyberbullying yang rentan terjadi di kalangan remaja. Sementara di SDN 206 Kota Jambi, siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, pentingnya saling menghargai, serta edukasi tentang batasan sentuhan yang aman sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan seksual sejak usia dini.

Salah satu metode yang menarik perhatian dalam kegiatan di SDN 206 Kota Jambi adalah “Pohon Ungkapan”. Melalui media tersebut, siswa diberikan ruang untuk menuliskan pengalaman, perasaan, maupun kejadian perundungan yang pernah mereka alami atau saksikan. Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak untuk menyampaikan suara dan pengalaman mereka tanpa rasa takut.

Rangkaian sosialisasi juga menyentuh kelompok anak yang berada dalam situasi sosial yang beragam. Di Yayasan Teratai Jaya, Satgas PPKS UIN Jambi memberikan edukasi dengan pendekatan yang ramah anak dan inklusif. Yayasan tersebut saat ini membina 35 anak, termasuk 14 anak penyandang disabilitas dengan kondisi tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa.

Dengan menggabungkan ceramah ringan, permainan edukatif, dan diskusi interaktif, kegiatan dirancang agar dapat diikuti oleh seluruh anak sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, cara mencegah, serta keberanian untuk melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan dan perundungan.

Kegiatan terakhir dilaksanakan di Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi pada 22 Juli 2026. Kehadiran Satgas PPKS UIN Jambi mendapat sambutan positif dari pihak panti. Virda Nadrasari selaku perwakilan Panti Asuhan Izzati Jannah menyambut baik kegiatan edukasi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan perlindungan anak.

Ketua Satgas PPKS UIN Jambi, Nailul Husna, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan Goes to Community merupakan bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi untuk hadir dan berkontribusi dalam persoalan sosial di masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, sebagai bagian dari gerakan Kampus Berdampak yang merupakan perwujudan tridarma perguruan tinggi sekaligus mendukung misi Kementerian Agama.

Melalui sosialisasi marathon ini, Satgas PPKS UIN Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi mengenai pencegahan kekerasan dan perundungan ke berbagai lapisan masyarakat. Edukasi tidak hanya ditujukan kepada lingkungan kampus, tetapi juga hadir secara langsung di sekolah, panti asuhan, dan lembaga sosial lainnya.

Rangkaian Goes to Community ini menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026 sekaligus wujud nyata visi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sebagai Kampus Berdampak. “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.