Mahasiswa KKN UIN Jambi Dorong Optimalisasi Zakat Produktif untuk Penguatan Ekonomi Desa Senaning

Mahasiswa KKN UIN Jambi Dorong Optimalisasi Zakat Produktif untuk Penguatan Ekonomi Desa Senaning

Berita 3 menit baca 149 kali dilihat

BATANGHARI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Posko 11 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar sosialisasi bertema “Optimalisasi Zakat Produktif untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa” di Balai Desa Senaning, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sosialisasi dilakukan berdasarkan aspirasi Pemerintah Desa Senaning. Kepala Desa Senaning, Amrullah, S.Ag., menilai masyarakat pada dasarnya telah memahami konsep zakat, tetapi masih diperlukan penegasan mengenai pengelolaan zakat produktif agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam praktiknya. Berangkat dari kebutuhan itu, mahasiswa KKN Posko 11 menginisiasi kegiatan edukatif yang melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa.

Ketua KKN Posko 11, Rustu Suherji, mengatakan bahwa zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara tepat.

“Kami berharap masyarakat semakin memahami hak dan kewajiban terkait zakat sekaligus mengetahui peluang memanfaatkan program zakat produktif yang disalurkan melalui Baznas. Dengan demikian, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menghadirkan Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batanghari, Mohd Haramen, S.E., M.E.Sy., sebagai narasumber.

Mohd Haramen menjelaskan bahwa zakat produktif merupakan skema pendayagunaan dana zakat yang diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi mustahik melalui pemberian modal usaha, pengembangan sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro. Menurut dia, tujuan utama zakat produktif bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan membangun kemampuan penerima manfaat agar mampu meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan.

Ia juga memaparkan mekanisme penghimpunan dan penyaluran zakat melalui Baznas Kabupaten Batanghari, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, berbagai pertanyaan masyarakat mengenai akses terhadap program zakat produktif, mekanisme penyaluran, hingga peluang pengembangan usaha mikro dijawab secara langsung.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, narasumber mengangkat kisah Rasulullah SAW yang membimbing seorang lelaki miskin agar bekerja dengan memanfaatkan sebilah kapak, bukan sekadar menerima bantuan tunai. Kisah tersebut menjadi ilustrasi bahwa Islam mengajarkan pemberdayaan ekonomi melalui penciptaan kesempatan bekerja sehingga penerima bantuan mampu memperoleh penghasilan secara mandiri dan bermartabat.

Diskusi berlangsung interaktif. Warga, perangkat desa, dan tokoh masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengonfirmasi berbagai pemahaman yang selama ini berkembang mengenai zakat, khususnya zakat produktif. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap peluang pengembangan ekonomi desa melalui pengelolaan zakat yang lebih produktif.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi sebelas mahasiswa lintas fakultas yang tergabung dalam KKN Posko 11 Desa Senaning. Seluruh anggota menjalankan pembagian tugas sesuai bidang masing-masing, mulai dari administrasi, humas, logistik, dokumentasi, hingga konsumsi, sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib dan lancar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN STS Jambi berharap kesadaran masyarakat terhadap potensi zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi semakin meningkat. Edukasi mengenai zakat produktif diharapkan tidak hanya memperkuat literasi keagamaan masyarakat, tetapi juga membuka peluang lahirnya usaha-usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, perangkat Desa Senaning, tokoh masyarakat, dan seluruh mahasiswa KKN Posko 11 sebagai simbol komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat produktif untuk kemajuan Desa Senaning.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.