LPPM Bekali Peserta KKN Reguler Tahap II, Tekankan Program Berdampak dan Penguatan Administrasi Digital
Jambi – LPPM menyelenggarakan Diklat Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Reguler Tahap II Angkatan 53 secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (28/7/2026). Kegiatan Diklat menjadi bekal awal bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, dengan penekanan pada penyusunan program kerja yang berdampak, kepatuhan terhadap tata tertib, penyusunan luaran ilmiah, serta penguasaan administrasi berbasis digital.
Pembekalan diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KKN Reguler Gelombang II Angkatan 53 dan dipandu oleh moderator, Ns. Nelfice, S.Kep. Sejumlah narasumber dari LPPM menyampaikan materi yang dirancang untuk memastikan mahasiswa memahami aspek akademik, teknis, dan administratif selama menjalankan KKN.

Ketua LPPM, Fridiyanto, menegaskan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan wahana bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu menggali potensi lokal di daerah tempat pelaksanaan KKN. Jadikan setiap program sebagai solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fridiyanto, setiap program kerja hendaknya disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.

Materi teknis pelaksanaan KKN disampaikan oleh Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Mukhlis, M.Pd.I. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib selama berada di lokasi pengabdian. Selain menjaga disiplin, mahasiswa juga diingatkan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap aktivitas sebagai representasi perguruan tinggi keagamaan Islam.
Sementara itu, Husnul Abid memaparkan materi mengenai luaran KKN. Ia menjelaskan bahwa salah satu luaran wajib yang harus dihasilkan peserta adalah artikel populer yang mendokumentasikan proses, inovasi, serta dampak program KKN. Melalui publikasi tersebut, berbagai praktik baik yang dilakukan mahasiswa diharapkan dapat diketahui dan menjadi inspirasi bagi masyarakat maupun sivitas akademika.

Pada sesi terakhir, Abror Aulawy memberikan panduan penggunaan aplikasi SIGMA sebagai sistem administrasi KKN Reguler Angkatan 53 Tahun 2026. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tata cara pengisian data, pelaporan kegiatan, hingga pemenuhan berbagai dokumen administrasi secara digital agar pelaksanaan KKN berlangsung tertib, efektif, dan terdokumentasi dengan baik.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual yang diikuti seluruh peserta dan panitia, kemudian dilanjutkan dengan pengisian daftar hadir sebagai bentuk komitmen keikutsertaan dalam pembekalan.
Melalui diklat ini, LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berharap seluruh peserta KKN Reguler Tahap II memiliki kesiapan akademik, teknis, dan etis untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara profesional. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa selama pelaksanaan KKN.