Kunjungan Korpus Lingkungan ke LPPM STITEKNAS, Bahas Peluang Kerjasama Alat Pengelolaan Sampah
Jum’at (02/05/2025) Korpus Lingkungan dan SDGs , Dr. Irmawati Sagala mengunjungi LPPM STITEKNAS untuk membahas peluang kerjasama alat pengelolaan sampah.
Dalam pembahasan tentang pengelolaan sampah di UIN, bisa dengan alternatif skema berikut: Pertama, Botol-botol minuman dan sejenisnya dikumpulkan oleh CS, seperti biasa, mereka jual; Kedua, Kertas bekas akan dikelola dalam tema “Sedekah Kertas Bekas”; Ketiga, Organik: buat kompos dan ecoenzyme; dan Keempat, Lainnya (plastik kemasan, styrofoam, dll) : masih dicari perlakuan yang paling memungkinkan dengan kondisi efisiensi. ”
Menurut Dr. Irma untuk kebutuhan keempat ini, kita bisa coba cari peluang kerja sama dengan Stiteknas karena mereka yang ada buat alat dan mesin”. Menurut Dr. Irma informasi awal, Stiteknas memiliki mesin untuk pirolisis, yang bisa menjadi alternatif pengolahan sampah jenis 4 dan 1. Dr. Irma mengatakan saat diskusi, pihak Stiteknas menjelaskan bahwa alat-alat mereka baru pada skala penelitian, dan umumnya dibuat sebagai tugas akhir mahasiswa.
Untuk pirolisis sendiri, selain alat yang belum bisa operasi pada skala besar, biaya operasional juga besar. Maka kemudian dibahas beberapa kemungkinan lain. Sampai pada kesimpulan untuk kebutuhan sementara hanya memungkinkan sistem pembakaran dengan upaya pengurangan polutan pada asap yang dihasilkan. Untuk itu, akan dicoba skala penelitian terlebih dulu, membuat alat dan uji coba, lalu menguji kadar polutan di labor lingkungan. Dr. Irma mengatakan untuk alternatif labor, saat ini adanya antara Unja dan Dinas Lingkungan Hidup,”Nah ini butuh dana, masih harus dipikirkan.
Jika hasilnya layak nanti, maka kita cari funding, misalnya submit RIIM BRIN”.
Menurut Dr. Irma terkait Kampus Hijau ada peluang mengajukannya ke Dirjen Pendis karena saat Raker disampaikan tentang pengajuan proposal terkait Green campus,”Kalau kita dapat funding baru buat instalasi permanen di lokasi TPA kampus” tutupnya.
Editor: Doni