LPPM Gelar Sidang Komite Penilaian Pengabdian kepada Masyarakat
JAMBI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Sidang Komite Penilaian Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Senin (28/9/2026).
Sidang tersebut menjadi tahapan final dalam rangkaian seleksi proposal PkM untuk menjaring program pengabdian yang dinilai unggul, inovatif, dan memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Rektor UIN STS Jambi, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Ketua Satuan Pengawas Internal, Ketua LPPM, serta Koordinator Pusat Penelitian dan Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Jambi.
Ketua LPPM UIN Jambi mengatakan proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mengedepankan objektivitas, akuntabilitas, dan relevansi program dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut dia, orientasi pengabdian tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada capaian luaran yang implementatif dan berkelanjutan.
“Pada akhirnya, proses penyaringan proposal PKM yang berkualitas ini kita harapkan menghasilkan luaran yang benar-benar dapat dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat. Inilah esensi dari pengabdian, yakni kehadiran kampus yang memberi solusi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengusul yang telah mengikuti tahapan seleksi serta mengucapkan selamat kepada tim yang berhasil lolos hingga tahap sidang komite.
Kepada tim yang dinyatakan lolos, Ketua LPPM mengingatkan pentingnya mematuhi seluruh regulasi dan ketentuan dalam pelaksanaan program. Kepatuhan tersebut mencakup kesesuaian substansi kegiatan dengan proposal, penggunaan anggaran sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta pemenuhan ketentuan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan tersebut diperlukan untuk memastikan tata kelola pengabdian berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
“Pengabdian yang baik bukan hanya selesai dilaksanakan, tetapi juga harus memiliki tata kelola yang baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat,” katanya.