Pastikan Program Kukerta Berdampak, Tim Pengabdian LPPM Tinjau Posko di Kabupaten Batanghari

Pastikan Program Kukerta Berdampak, Tim Pengabdian LPPM Tinjau Posko di Kabupaten Batanghari

Berita 2 menit baca 226 kali dilihat

Batanghari — Komitmen memastikan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat terus diperkuat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Sejak Rabu (22/7/2026), tim LPPM melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap 15 posko Kukerta Tahap I yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Batanghari.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap program kerja mahasiswa terlaksana sesuai kebutuhan desa. Tim menyambangi posko-posko di Desa Bathin, Sungai Buluh, Rantau Puri, Kampung Pulau, Tebing Tinggi, Jembatan Emas, Lubuk Ruso, Senaning, Teluk Ketapang, Ture, Pulau Betung, Lopak Aur, hingga Desa Selat.

Dalam kunjungan tersebut, Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat bersama tim berdialog langsung dengan mahasiswa di setiap posko. Melalui wawancara dan diskusi, tim memotret perkembangan pelaksanaan program kerja, mendengar berbagai pengalaman mahasiswa selama berada di tengah masyarakat, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul di lapangan.

Menurut Korpus PkM, Muhklis monitoring tidak hanya berfokus pada capaian program yang telah direalisasikan, tetapi juga menilai kesiapan program yang masih dalam tahap pelaksanaan maupun perencanaan. Berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa menjadi bahan evaluasi agar dapat segera dicarikan solusi melalui pendampingan dari LPPM.

Selain itu, tim juga memberikan arahan mengenai mekanisme penyusunan laporan akademik sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan Kukerta. Pendampingan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun laporan secara sistematis sekaligus mendokumentasikan praktik-praktik baik yang telah dilakukan selama pengabdian.

Korpus PkM menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa yang tetap menunjukkan semangat menjalankan program di berbagai desa.

“Kami sangat mengapresiasi ragam program kerja yang telah dirancang dan dijalankan oleh adik-adik mahasiswa. Harapan besar kami, setiap program yang dieksekusi benar-benar membawa manfaat yang berkelanjutan dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, keberhasilan Kukerta tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Jagalah nama baik almamater, bangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Yang tidak kalah penting, jaga kesehatan agar seluruh rangkaian Kukerta Tahap I dapat diselesaikan dengan baik hingga akhir,” pesannya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Korpus PkM menegaskan komitmen untuk terus mendampingi mahasiswa selama proses pengabdian berlangsung. Pendampingan tersebut diharapkan memastikan kehadiran perguruan tinggi tidak berhenti pada aktivitas akademik semata, melainkan menghadirkan solusi, inovasi, dan kontribusi nyata yang mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Batanghari.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.