Rayakan Hari Bumi, Belajarlah dari Orang Rimba
Selasa (22 April/2025) LPPM mengikuti kegiatan “Penanaman Sejuta Pohon Matoa” yang diselenggarakan Civitas Academica UIN STS Jambi. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri Agama No. 224 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama 2025-2029.
Wakil Rektor II, Dr. Pahmi, Sy menyampaikan bahwa civitas academica UIN Jambi harus menjalankan ajaran Islam tentang hablum minal alam, bahwa manusia bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara alam supaya terus Lestari. Alam merupakan tempat manusia hidup, maka manusia bertanggung jawab untuk menjaganya.
Dr. Pahmi, Sy mengatakan bahwa kitab isa belajar dari Orang Rimba yang memiliki budaya konservasi alam dengan menerapkan tebang satu dan tanam satu,”Kita bisa belajar dari mereka, kita semua berharap gerakan ini tidak hanya gerakan sesaat, tetapi menjadi prinsip hidup dalam menjalankan kelestarian pada kehidupan”. Kemudian WR II menambahkan bahwa tumbuhan telah memberikan kita perlindungan dan memberikan udara segar, maka kita harus peduli dengan lingkungan, menanam pohon dan merawatnya merupakan salah satu bentuk nyata.
Gerakan menanam sejuta pohon ini tidak hanya menanam pohon matoa yang merupakan khas Papua, tetapi juga dilakukan penanaman pohon khas lokal.
Sebelum melakukan penanaman pohon, Pusat Lingkungan Hidup dan SDGs LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan beberapa dosen Fakultas sains dan teknologi, di antaranya Ahmad Syukron Prasaja memetakan terlebih dahulu lahan yang dialokasikan sebagai lahan produksi/pertanian di lingkungan kampus Simpang Sungai Duren,”Tanggung jawab pengelolaan lahan dibagi untuk masing-masing unit kerja, di mana masing-masing bagian akan bertanggung jawab mulai dari penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, hingga pemeliharaan pohon. Dengan demikian, diharapkan program ini bisa berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang direncanakan, tidak sekedar seremonial”, ujar Korpus PLHSDGs, Dr. Irmawati Sagala.
Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan bahwa Rektor UIN Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung paradigma Ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar. Dengan prinsip ekoteologi kampus Islam dalam hal ini UIN Jambi dapat mengintegrasikan spiritualitas, iman, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,”Pandangan Ekoteologi sudah seharusnya diterapkan di kampus Islam, sehingga memiliki perspektit integratif antara ajaran Islam serta komiten menjaga bumi, dan ini merupakan semangat UIN Jambi dalam membangun kampus yang hijau. LPPM dengan keberadaan Pusat Lingkungan dan SDGs sangat berperan penting untuk mewujudkannya”, tutupnya.
Penanaman pohon secara simbolik dari LPPM dihadiri oleh Sekretaris LPPM, dan para Koordinator Pusat dan staf. Tahap berikutnya LPPM dan unit kerja lainnya akan melanjutkan penanaman di lahan belakang kampus yang sudah disediakan untuk masing-masing unit.
Editor: Doni
Bagikan: