Selenggarakan Workshop Penelitian Perspektif Gender, LPPM Undang Para Ahli
Pusat Gender, Anak dan Disabilitas menyelenggarakan kegiatan Workshop Penelitian Perspektif Gender yang akan dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 25 Mei sampai 26 Mei 2024 dengan mengundang para ahli yang telah memiliki reputasi nasional dan internasional dalam isu gender, di antaranya: Lies M. Marcoes (Rumah KitaB); Prof. Alimatul Qibtiyah (Jurnal Perempuan); Kurniawati Hastuti Dewi (Peneliti BRIN); dan Ella Prihatini (BINUS). Para pemateri ini merupakan para ahli yang berasal dari kampus, NGO, dan lembaga riset.
Pentingnya melakukan sebuah workshop perspektif gender karena adanya berbagai dinamika sosial, ekonomi, politik, dan budaya di masyarakat. Memahami peran dan pengaruh gender dalam setiap aspek kehidupan, serta menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan, dan untuk membangun masyarakat yang tanpa diskriminasi.
Penelitian gender tidak hanya memperhatikan peran dan hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga menyoroti ketimpangan, stereotip, dan konstruksi sosial yang melingkupi identitas gender.
Workshop penelitian perspektif gender bertujuan untuk memperdalam pemahaman peserta yang berasal dari UIN STS Jambi mengenai metodologi, konsep, dan aplikasi penelitian gender dalam konteks multidisiplin. Dengan demikian, workshop ini diharapkan dapat mendorong perkembangan pemikiran kritis dan progresif dalam memahami dinamika gender.
Koordinator Pusat Gender, Anak, Disabilitas, Nisaul Fadilah mengatakan bahwa tujuan Workshop Penelitian Perspektif Gender yaitu untuk: Menarasikan isu gender dalam penelitian dosen; Menguasai metodologi penelitian dalam isu gender; serta untuk mendorong kuantitas dan kualitas penelitian dosen UIN Jambi dengan perspektif gender.
Lebih lanjut Nisaul Fadila mengatakan bahwa dengan diselenggarakannya Workshop Penelitian Perspektif Gender ini para dosen akan mendapatkan pemahaman mendalam dan skill yang bagus untuk melakukan penelitian isu gender dalam proyek penelitiannya. Menurutnya tanpa penguasaan penelitian yang baik, maka isu-isu gender tidak akan dijelaskan secara baik.
Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan bahwa workshop ini tidak hanya dapat semakin memperkuat keahlian dosen untuk meneliti isu gender, yang juga penting adalah dapat membangun jejaring kerjasama dengan para ahli dan para pegiat isu gender, sehingga semakin memperluas peluang kerjasama. Fridiyanto mengucapkan terimakasih kepada Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. As’ad yang selalu mendukung setiap kegiatan yang dilakukan oleh para Koordinator Pusat di lingkungan LPPM.
Kegiatan ini diikuti oleh dua puluh peserta dari dosen UIN STS Jambi, dan diselenggarakan di Aula Pascasarjana UIN STS Jambi.
Admin LPPM
