Dari Menyapa Warga hingga Menyiapkan 17 Agustus, Mahasiswa KKN Reguler Mulai Membaur

Dari Menyapa Warga hingga Menyiapkan 17 Agustus, Mahasiswa KKN Reguler Mulai Membaur

Berita 2 menit baca 296 kali dilihat

TELUK JAMBU — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Posko 30 Gelombang 2 mulai terasa di tengah kehidupan masyarakat Desa Teluk Jambu. Pada 5–9 Agustus 2026, mahasiswa mengawali rangkaian kegiatan KKN dengan membangun komunikasi dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan.

Bagi mahasiswa KKN, tahap awal pengabdian bukan sekadar memperkenalkan diri. Mereka perlu mengenali lingkungan, memahami kehidupan sosial masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan sebagai modal untuk menjalankan program selama berada di desa.

Salah satu momentum awal tersebut berlangsung dalam kegiatan penyambutan mahasiswa KKN pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Kegiatan itu dihadiri Datuk Kepala Desa, perangkat desa, Karang Taruna, serta mahasiswa KKN Posko 30 Gelombang 2 UIN STS Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus berdialog dengan pemerintah desa dan masyarakat. Pertemuan itu menjadi ruang awal untuk membangun komunikasi antara mahasiswa dan berbagai unsur masyarakat Desa Teluk Jambu.

Interaksi tidak berhenti pada kegiatan penyambutan. Mahasiswa KKN juga mulai mendatangi dan menyapa warga secara langsung dengan berkeliling di lingkungan desa. Mereka turut membantu sejumlah kegiatan masyarakat sebagai bagian dari proses mengenal kehidupan sosial warga.

Pendekatan tersebut dilakukan agar mahasiswa tidak hadir sebagai kelompok yang berdiri di luar kehidupan masyarakat. Sebaliknya, mereka berupaya menjadi bagian dari aktivitas warga selama masa pengabdian.

Keterlibatan mahasiswa juga terlihat dalam kegiatan bersama Karang Taruna. Mahasiswa mengikuti rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang membahas berbagai agenda kegiatan 17 Agustus.

Rapat tersebut sekaligus menghasilkan pembentukan panitia perlombaan yang melibatkan pemuda dan masyarakat desa. Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam persiapan kegiatan kemerdekaan menjadi salah satu ruang untuk membangun kerja sama dengan pemuda sekaligus mengenali potensi partisipasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan pada pekan pertama itu menjadi pijakan awal bagi mahasiswa KKN Posko 30 Gelombang 2 untuk menjalankan pengabdian di Desa Teluk Jambu. Interaksi dengan pemerintah desa, Karang Taruna, dan warga diharapkan dapat terus berkembang menjadi kerja sama dalam pelaksanaan program KKN.

Selama berada di Desa Teluk Jambu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program yang telah dirancang, tetapi juga mampu merespons kebutuhan masyarakat melalui komunikasi dan kolaborasi.

Dengan membangun kedekatan sejak awal, mahasiswa KKN UIN STS Jambi Posko 30 Gelombang 2 berupaya menjadikan pelaksanaan KKN sebagai ruang belajar bersama—bagi mahasiswa untuk memahami masyarakat dan bagi warga untuk berkolaborasi dengan generasi muda perguruan tinggi.

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.