UIN Jambi Tandatangani Kontrak Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

UIN Jambi Tandatangani Kontrak Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

Berita 2 menit baca 64 kali dilihat

JAMBI — Sebanyak lima tim peneliti Universitas Islam Negeri  Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menerima pendanaan riset melalui Program Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2026. Penandatanganan kerja sama pendanaan riset tersebut berlangsung di Operation Room Lantai 2 Kementerian Agama, Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Penandatanganan kerja sama diikuti oleh 48 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  perguruan tinggi penerima pendanaan. UIN STS Jambi diwakili oleh Ketua LPPM, Fridiyanto, untuk menandatangani kontrak kerja sama.

Ketua Tim Kerja Pusat Pembiayaan Pendidikan Puspenma Kementerian Agama, Hendro Dwi Antoro, dalam laporannya mengatakan, sebanyak 131 tim menerima pendanaan Mora Fund pada 2026.

Pendanaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan meningkatkan kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat.

Perwakilan LPDP, Purwana, mengatakan, riset yang memperoleh pendanaan diharapkan tidak berhenti pada keluaran akademik, tetapi memberikan dampak yang lebih luas.

Ia berharap penelitian yang didanai LPDP dapat berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Puspenma Kementerian Agama, Ruchman Basori, mengatakan penguatan riset menjadi salah satu fondasi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas.

Menurut Ruchman, skema Mora Fund menjadi salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mendorong pengembangan riset di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

“Indonesia Emas akan dapat diwujudkan dengan berbasis riset. Mora Fund merupakan skema yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Ruchman.

Di UIN STS Jambi, lima tim memperoleh pendanaan Mora Fund 2026. Kelima tim tersebut masing-masing diketuai oleh Dr. Dian Dian Mursyida, M.Ag.; Dr. Aris Dwi Nugroho, M.Pd.I., M.SHS.; Dr. Pahmi Sy., M.Si.; Prof. Dr. D.I. Ansusa Putra, Lc., MA, Hum.; dan Prof. Dr. Yuliatin, M.H.I.

Ketua LPPM, Fridiyanto, mengatakan, peluang pendanaan riset pada tahun mendatang masih terbuka. Hal itu disampaikan berdasarkan pertemuan dengan pihak LPDP yang membahas kemungkinan penambahan kuota penerima pada 2027.

“Kami mengajak para peneliti di UIN Jambi untuk mempersiapkan proposal riset terbaik untuk diajukan tahun 2027. Peluangnya mungkin akan semakin besar karena adanya kemungkinan penambahan kuota,” ujar Fridiyanto. Menurut Fridiyanto, peluang tersebut perlu direspons dengan mempersiapkan proposal secara lebih matang, baik dari sisi kebaruan penelitian, metodologi, maupun potensi dampaknya bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.